Ajak aku minum lalu bawa aku ke ranjang

9
Dia dan dia sudah saling mengenal sejak kuliah, dekat seperti saudara, terkadang masih mengajak satu sama lain untuk minum beberapa gelas setelah bekerja. Malam itu, kedai minuman yang akrab sepi pengunjung, hanya ada dua orang duduk berdampingan, mengobrol tentang masa lalu.
Dia mengenakan kemeja putih ketat, dengan kerah sedikit terbuka, matanya berkilau setelah beberapa gelas minuman. Dia memandangnya, merasakan jantungnya berdegup lebih cepat dari biasanya. Dan sepertinya dia juga merasakan hal tersebut. Dia bersandar di bahunya, dengan lembut bertanya: “Apakah kau pernah berpikir… jika kita bukan teman, apa yang akan terjadi?”
Pertanyaan itu seperti membuka lebar sebuah pintu. Saat mereka meninggalkan kedai, hujan mulai turun dengan ringan. Dia tidak pulang, melainkan mengikuti dia ke apartemen kecil. Keduanya terdiam, tetapi tatapan mereka sudah mengungkapkan segalanya.

Mungkin Anda Suka?

Film seks yang bagus